watch sexy videos at nza-vids!


Masukkan URL Tujuan


One Piece Chapter 653
yang mau baca versi gambar klik disini
ONE PIECE INDONESIA FANS
. Review
0ne Piece chapter 654,

===========GUN
(SHOGUN)============ Kapal Sunny telah
meninggalkan Pulau
Manusia Ikan, kembali naik
ke permukaan menuju
lautan yang ditunggu-
tunggu, Bagian kedua dari 'Grandline' yaitu 'New
World' Berlayar di kedalaman
lautan yang gelap, yang
penuh dengan penghuni
lautan dalam yaitu ikan-
ikan monster
“baiklah... Sejauh ini perjalanan kita berjalan
baik”
“bahkan sebenarnya
terlalu baik” Di kamar mandi dalam
kapal, tampak Nami sedang
mandi menggunakan awan
buatannya untuk di
jadikannya sebagai
Shower, disaksikan Chopper yang berdiri di
mulut pintu.
“Bagaimana menurutmu
dengan Shower 'tempo'ku
ini ? Apa kau mau
menggigitnya !?” tanya Nami yang tidak
mempedulikan kehadiran
Chopper
Nami mengirim Awan kecil
ke arah pintu dimana
Chopper berada “Aku sudah mandi 2 hari
yang lalu, tapi yang
terpenting, Awan itu
kelihatan sangat Manis dan
Enak” kata Chopper sambil
ngecess dibelakang Chopper ada
Brook dan Sanji yang
berusaha mengintip Nami
yang sedang mandi
“Huh ? Sesuatu yang manis
dan enak.. Di kamar mandi” bisik Brook
“Dia benar... itu terlalu
manis dan enak.... ♥ ♥ ♥ ”
balas Sanji
Awan yang dikirim Nami,
ternyata hanya melewati Chopper.
“Chopper jauhi awan itu !!”
kata Nami
“ hah.?? ” Chopper hanya
bengong melihat Awan itu
terus bergerak Tiba-tiba.......
“GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH”
Jeritan Sanji mengguncang
kapal SunnY
“Aku tidak menginginkan
Awan itu lagi” kata Chopper panik
“Huehh... Leganya... Sudah 2
tahun aku tidak mandi
didalam kapal Sunny” kata
Nami santai sambil
berendam “ini sungguh berkesan
mewah, Mandi sambil
memandangi gelapnya
lautan.. Seperti memandang
langit di kegelapan malam”
kata Chopper “hmm Aku ragu mereka
yang di dek kapal akan
baik-baik saja, jika
tanpamu !” tambah
Chopper
“Aku akan segera keluar, sebelum memasuki arus
naik, jadi kita semua akan
baik-baik saja. Jika ada
makhluk lautan dalam yang
menyerang, Aku yakin
mereka pasti bisa mengatasinya” jawab Nami Di atas Dek Sunny, Ushop
sedang sibuk
menyimpulkan tali pada
kail, untuk memancing
ikan.
“Ushop cepatlah...! ” pinta Luffy gak sabaran melihat
Ushop sedang menyimpul
tali pada kail
“tunggu sebentar..! Lawan
kita adalah ikan besar, kita
bisa kalah kalau menggunakan tali yang
kecil” jawab Ushop
“sepertinya sangat
menyenangkan ya ”
komentar Robin
“shishishishishi... Aku tidak pernah terpikirkan hal ini
sebelumnya, karena terlalu
sibuk memikirkan
kesenangan di pulau
Duyung” jawab Luffy
“jika kita berhasil menangkap ikan laut dalam
itu, lalu ketika kita sampai
di permukaan, sanji akan
memasakan ikan itu untuk
kita... Kuharap Aku dapat
satu yang rasanya seperti cola ” kata Franky
“itu ide yang bagus,
sebelum kita masuk ke
dunia baru, kita harus
membuat pesta supaya
berkesan” kata Zoro Luffy, Zoro dan Ushop
sedang asyik melihat dan
memilih ikan-ikan raksasa
yang berkeliaran di
sekeliling Kapal
“mungkin kita bisa menggoreng yang itu !
Apalagi ditambah sedikit
garam” kata Zoro
menunjuk Ikan hitam
bermulut besar yang
dihadapannya “yang itu pasti lebih enak
dengan tambahan mayones
di atasnya” kata Luffy yang
mengamati ikan yang
berbentuk bulat
“yang pasti enak kalo di panggang dengan saus”
kata Ushop menunjuk
hewan laut yang seperti
Belut
“apapun yang dimasak oleh
Sanji, pasti rasanya enak” kata Luffy sambil memutar-
mutar tangan kanannya
hendak memukul Ikan
sasarannya
“GOMU-GOMU NO JET PISTOL”
Luffy memukul Ikan bulat sampai klepek-klepek
“Aku tahu ! Kau ingin
memakan yang satu itu
dengan mayones kan !?”
“Tidakkah itu lumayan
besar ?” tanya Ushop “cepat cepat tangkap itu !”
titah Luffy
“HOKAKU BOSHI”
Ushop melemparkan tali
besar yang telah diberi kail
besar pula pada ikan hasil pukulan Luffy
“Baiklah..” kata Ushop
“kita berhasil menangkap
ikan itu !”
“...tapi apakah itu benar-
benar seekor ikan, kok wajah ikan itu seperti
wajah seorang pria tua”
Tiba-tiba ada ikan yang
lebih besar lagi memakan
ikan ''pria tua'' itu
“IKAN PRIA TUA !!!!!!!!!!” “OOAAAAAAAH”
“DIA MEMAKANNYA !!”
Tak sampai di situ, kini
datang lagi yang lebih besar
ukurannya serta
mempunyai tubuh yang panjang memakan ikan
yang memakan ikan pria
tua tangkapan Luffy
“GYAAAAAAA DATANG
SATU LAGI... ”
“INI KETERLALUAN.... KAPAL KITA BISA
TERBALIK”
“MEREKA BERGANTIAN
MEMAKAN, SEPERTI RANTAI
MAKANAN” Nami yang sedang santai
berendam dan Chopper
yang jadi 'mandornya',
merasakan keanehan pada
kapal
“Kapal ini jadi bergoyang terus, dan dari dek kapal
jadi sangat berisik” kata
Chopper
“sepertinya memang ide
buruk meninggalkan
mereka di dek tanpa pengawasanku” kata Nami Kembali ke dek, Zoro siap-
siap menghunuskan
katana-nya
“jurus satu pedang,,,,”
“360 POUND CANNON !!!!!”
Ikan raksasa panjang itu terjengkang, suatu
serangan telah menembus
kepalanya dari bawah
sampai ke atas
“GWAAAAAOOOOOOOOOO”
Seketika ikan itu tak berdaya lagi Lalu Sanji datang dengan
keadaan gosong seperti
tersambar petir, dan
langsung berkomentar
“Aku paham.. Aku tidak
sabar lagi ingin mengasah kemampuanku memasak
ikan laut dalam”
“kenapa kau gosong
seperti itu !?” tanya Ushop
“Kabar baiknya, ada dua
ikan lagi didalam mulut ikan itu Sanji...” kata Luffy
“ngomong-ngomong...
Apakah kapal ini masih
naik ke atas... tapi aku
merasakan kapal ini malah
sedang tenggelam” kata Ushop
“itu hanya perasaanmu saja
kali...” celetuk Luffy
Tiba-tiba ada sesuatu yang
menarik perhatian Luffy
“hoh... Apa itu seekor ular ???” tanya Luffy
Didepan kapal tampak
gumpalan putih yang
sangat besar dan panjang
meliuk-liuk di lautan dalam
“Ular Raksasa !” “Gyaaaaaaaaaa!”
“baiklah.. Dekati makhluk
itu” titah Luffy
“kita juga akan
memakannya !?”
“kapal ini takkan mampu menariknya”sergah Ushop
“........ Tahan..... Mungkinkah
itu sebuah,....” kata Robin
mengamati sesuatu yang
mirip ular itu
“hm !!??” luffy pun bengong
“BADAI PUTIH !!!!” teriak
Robin
“badai itu seperti seekor
naga dan muncul tiba-tiba
di dasar laut... Itu adalah Pusaran Air” kata Robin
“waaaah... Pusaran air
didalam air !?” kata Luffy
“Itu Badai Putih !?!? Kita
harus segera melakukan
sesuatu !” kata Nami yang baru tiba di dek
“kapal yang tertarik ke
pusaran itu, biasanya akan
hilang, lalu akan muncul di
lautan yang nun jauh
disana, dan yang tersisa hanya tinggal kapalnya
saja” kata Robin
“Maksudmu tak ada
satupun orang yang hidup
didalam kapal !??! Kalau
begitu... Kita harus segara menghindarinya ” kata
Ushop panik
“Di lautan nun jauh
disana !?” Kata Luffy
mengutip penjelasan Robin
“ah... Jadi... Itu adalah 'jalan pintas' menuju impianku
ya !?” Tambah Luffy
sumringah
“BUKAN SEPERTI ITU
BODOH....” hardik Ushop
“semuanya.... !!! Cepat..! Kita harus melarikan diri dari
pusaran itu !!” titah Nami
“iya... Ayolah... Dengarkan
kata Navigator kita !! Kita
harus melarikan diri ! Kalian
dengar !” kata Ushop “Kyaaaaaaa ikan apa
itu !??” teriak Nami yang
baru mengetahui ada ikan
hasil pancingan Ushop dan
Luffy
“itu kami yang menangkapnya” jawab
Luffy
“apa sih yang kalian
pikirkan hah !!?
Manamungkin kapal ini
dapat menarik ikan sebesar itu !?” kata Nami
Karena ikan hasil
tangkapan Luffy itu
panjang dan sangat dekat
dengan pusaran, ekor ikan
itu pun mulai tertarik kedalam pusaran Badai
Putih
“Hey.. Ikannya tersedot
kedalam !!”
“sial... Ayo tarik kembali !”
“tidak.. Potong saja talinya !!!” kata Nami
jengkel
“Hey kalian.... !!!” bentak
Nami pada Luffy, Zoro, Sanji
dan Ushop
“Kalian pilih, ikan itu, atau nyawa kalian ?? mana yang
lebih penting !!?? Baru saja
Aku meninggalkan kalian
10 menit saja, sudah
membuat masalah gawat
seperti ini” Hardik Nami dengan membara
“WEEEEEEIIIIIIIIIIIIHHH.....”
mereka ber empat
ketakutan melihat muka
'serem' Nami
“FRANKY..! COUPE DE BURST !” Nami
memerintahkan Franky
mengaktifkan Nitrous
Sunny
“mustahil.... Karena sudah
suuuper telaaat” jawab Franky sambil berpose
Benar saja, Ikan tangkapan
Luffy sudah masuk
kedalam pusaran dan
menarik kapal
“tuh kan !” celetuk Franky “waaaah.. Kita masuk
kedalamnya” girang Luffy
“PEGANGAN PADA KAPAL !!
SELAMATKAN DIRI KALIAN
SEMUA!”
Semua Kru terguncang hebat, kapal berputar-
putar tak karuan
“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHH”
Semuanya menjerit histeris
kapal terus di bawa arus
badai putih dengan kecepatan tinggi dengan
jalur yang terus meliuk-liuk
Lalu tiba-tiba pusaran itu
seperti menabrak sesuatu
yang sangat besar,
Kapalpun terhempas keluar dari pusaran
“!?”
“GYAAAAAH”
“Kita berhenti !?”
“apa kita menabrak
sesuatu !?” tanya Luffy “EH !!?”Brook tercengang
melihat sesuatu
Ternyata di hadapan
mereka, tampak
sekelompok ikan Paus
yang sangat besar “OUAAAAA”
“LABOOOOOOOOOONN”
teriak Luffy tercengana
“............” Brook terdiam, dan
meneteskan air dari lubang
mata tengkoraknya ia teringat kenangan masa
lalu, ketika akan
meninggalkan Laboon si
paus
“Aku bersumpah.. Aku
akan mengelilingi dunia dan akan kembali menemuimu”
kata Brook saat itu
“PUOOOOOOOOOO” jawab
Labooon “Laboooon kau sudah
sangat besar sekarang !”
teriak Brook
“jangan bodoh !! Laboon
berada di sebelah dari
Grandline yang lain... Bahkan tubuhnya yang
besar itu takkan bisa
melewati lubang di red line”
kata Ushop
“ini menakjubkan... Kita
bertemu sekumpulan Paus ” kata Robin
“mereka punya goresan di
kepala yang sama dengan
Laboon” komen Zoro
“iya, bahkan Goresannya
itu hampit mirip dengan Laboon, apa itu benar-
benar Labooon !?!?” komen
Luffy
“ ♭ ♬ ♭ Pergi.. Untuk..
Mengantarkan.. Bink sake's
♩♪♫♬ Laboon.. Berhentilah ! Dapatkah kau
mendengarkanku.. Aku ini
Brook” kata Brook
bersajak
“tahanlah dirimu ! Itu
hanya paus yang lain, mengerti !” Ushop berusaha
'menyadarkan' Brook
“LABOOON !!” Brook malah
menangis
“tak ada waktu untuk
bersantai dan menonton para paus itu, walaupun
kita telah berhasil lolos
melewati pusaran itu, kita
masih akan banyak
menghadapi bahaya disini !
Pertama-tama, adakah yang hilang dari kelompok
kita ? Ayo kita cek sama-
sama” kata Sanji dengan
mimik serius
“Nami-san!” Sanji mulai
mengabsen "hadir.."
“Robin-chan !”
"iya ada.."
“Oke.. Selanjutnya kita
pergi dari sini ! Jika satu
diantaranya paus itu ada yang menabrak kapal kita,
maka kita akan hancur”
kata Sanji yang hanya
mengabsen Nami dan Robin
“Sanji-kun 6 lainnya juga
masih hidup !” kata Chopper sewot
“Absen kami juga donk...”
sewit Ushop
Tapi Sanji tak menggubris
chopper dan Ushop, malah
bertanya pada Nami“Nami- san apa ada perintah !?”
“kita baik-baik saja disini”
jawab Nami
“tuh kan.. Kalian dengar itu,
kita baik-baik saja disini,
dasar bodoh !” kata Sanji “apa-apaan kau ini sanji...”
bentak Ushop
“sekarang... Ayo kita lihat
paus-paus itu” lanjut Sanji
“gerakan kelompok paus
besar ini menimbulkan arus lain ! Jika kita melawan
arus, itu akan lebih
berbahaya. Sekarang kita
harus mengembangkan
layarnya, dan ikuti arah
paus-paus itu” kata Nami “okeeeeeee” “BWOOOOOOOOOO”
Salah satu paus
mengeluarkan suara
“benar... Disinilah Laboon
lahir, apakah kau
kerabatnya ? Mungkin ? ” Brook mencoba mengajak
bicara pada Paus yang
bunyi tadi
“Brook awas..!” kata Robin,
karena Paus itu mulai
bergerak yang mencurigakan
“Apakah kau mencari bayi
Paus yang hilang 50 tahun
yang lalu ?” tanya Brook
“jangan khawatir... Dia
berada disisi lain RedLine.. Dia baik-baik saja, dan juga
sudah tumbuh besar, jadi
jangan khawatir !!” lanjut
Brook
“.........” Paus itu terdiam,
malah mengibaskan sirip nya yang mempunyai
ukuran ± 20 kali kapal
sunny sehingga
menimbulkan arus yang
menguncangkan kapal
“UWAAAAAAAAAA” “Kita terjebak arus !” kata
Luffy
Brook memainkan Biola
sambil bersenandung
“yohhohohohoho
♩..♪yohohohoh♫.iini sake untuk Bink's♩♪...♫♬ kami
mengantar dan meminum♬..
Kemanapun angin lau
membawa kami...♪..
Kemanapun ombak
menghanyutkan kami..suara ombak
memenuhi sore ini..♫.. Dan
dilangit bulan telah terbit..
Inilah pulau kami..♬”
Alunan musik Biola Brook
mendayu-dayu di lautan dalam di antara kelompok
Paus
“BwwOOOOOOOOO”
suara paus seolah ingin ikut
bersenandung
“hei... Apa kau menikmatinya kan ?” tanya
Luffy pada Paus
“BWOOOOOOOO”
“Ayo kita jalan bersama
paus-paus ini, rasanya
seperti melewati arus ke atas” kata Nami
Memang benar, karena
paus bernapas dengan
paru-paru yang membutuh
udara di permukaan untuk
mengambil udara Mereka terus melaju naik
ke permukaan, sampai
mulai terlihat cahaya dari
kedalaman
“kita hampir sampai ke
permukaan” Luffy tampak sangat
sumringah
Sampai akhirnya
“KITA SAMPAI....!”
“WHOOAAAAAAAAAAAA”
Mereka telah sampai di permukaan, ternyata cuaca
di permukaan sangat lah
buruk, Mendung Hitam
mengurung lautan,
gelombang laut yang ganas
terus-terusan menari Ushop dengan mimik
ketakutan : “cuaca buruk”
Brook : “yohohohoh turun
hujan”
Robin dengan coolnya :
“anginnya berhembus kencang”
Franky : “Lautnya
bergemuruh”
Nami sambil
memperhatikan loge pose
barunya: “semua jarum kompas ada pada
tempatnya”
Chopper :“ lautnya terlihat
merah”
Sanji : “Lautan api yang
bergelombang” Zoro : “seperti Pintu Masuk
Neraka”
Luffy :
SEMPURNAAAAAA !!!!!!

BERSAMBUNG.....


Bersambung ke Chapter 655
Sebelumnya Chapter 653

Pilih Avatar


[Bookmark!]